JawaPos.com – Pasar saham Indonesia naik kembali pada hari Selasa (31/3) setelah jatuh ke zona merah beberapa hari yang lalu karena wabah virus corona Covid-19. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 2,97 persen atau 131 poin menjadi 4.545 pada menit kesebelas setelah dibuka secara horizontal di 4.414.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, harga saham 204 perusahaan yang terdaftar bergerak lebih tinggi, 44 perusahaan yang terdaftar melemah, dan 71 perusahaan yang terdaftar stagnan. Seluruh sektor tercatat menguat dengan penguatan tertinggi terjadi di sektor konsumen sebesar 5,13 persen menjadi 1.641.

Setelah itu, sektor keuangan naik 2,36 persen menjadi 1.002, sektor manufaktur naik 4,54 persen menjadi 1.021, sektor infrastruktur naik 3,06 persen menjadi 813, dan sektor industri dasar naik 3,97 persen menjadi 579. Diikuti oleh sektor berbagai industri yang naik 3,24 persen menjadi 738, sektor perkebunan naik 3,18 persen menjadi 929, sektor pertambangan naik 1,70 persen menjadi 1.178, sektor perdagangan naik 2,10 persen menjadi 585, dan sektor properti naik 0,99 persen menjadi 340.

Tercatat, investor asing yang dominan menjual saham dengan nilai transaksi bersih Rp 167,73 miliar dan volume 470.728 lot. Sementara Indeks LQ45 naik 19,49 poin atau 2,9 persen menjadi 690,26, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 14,66 poin atau 3,3 persen menjadi 464,51, dan indeks IDX30 naik 10,98 poin atau 3 persen menjadi 382,55.

Saham yang mendukung IHSG pagi ini, termasuk saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST), naik Rp 50 atau 29,07 persen menjadi Rp 222, saham PT Indofarma Tbk (INAF) naik Rp 85 atau 8,72 persen menjadi Rp 1.060, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ) saham naik Rp 50 atau 8,33 persen menjadi Rp 650.