Masa Bursa Efek

Mengenal Persyaratan di Bursa Efek Mulai berinvestasi lebih awal adalah bagian dari pilihan hidup orang, tetapi bagi Anda yang baru mulai berinvestasi di saham, tentu saja Anda harus mempelajari manfaat dan risiko dari berinvestasi di saham.

Mungkin bagi Investor Pemula terkadang suka bingung dengan istilah-istilah yang ada di Bursa Efek saat ini, mari kita pahami apa saja syarat-syarat yang ada di Bursa Efek.

Kenali Ketentuan di Bursa Efek

1. Bursa Efek

Bursa Efek atau Bursa Efek adalah pihak atau pasar saham yang menyediakan atau memiliki sistem untuk menyatukan pembeli dan penjual saham.

Sebelumnya di Indonesia sendiri ada 2 bursa efek yaitu Bursa Efek Surabaya dan Bursa Efek Jakarta. Namun pada 2007, mereka dilebur ke Bursa Efek Indonesia atau biasa disebut BEI. Overseas juga memiliki pasar saham sendiri, misalnya Bursa Efek New York di Wall Street di New York.

2. Efek

Mungkin bagi investor pemula suka bingung dengan istilah sekuritas atau yang biasa disebut broker, perusahaan atau orang yang bekerja sebagai perantara antara investor dengan perusahaan besar dan bank.

Tentu saja Anda sebagai investor pemula sudah mulai mencari broker atau perusahaan sekuritas yang akan menjadi perantara Anda dengan perusahaan saham.

3. Penawaran Umum Perdana (IPO)

Penawaran Umum Perdana atau disingkat IPO adalah penawaran umum perdana suatu perusahaan kepada masyarakat umum dengan tujuan memperoleh dana tambahan dan mempercepat ekspansi perusahaan.

4. Indeks Harga Saham Gabungan

Indeks Harga Saham Gabungan atau yang biasa disebut CSPI adalah pergerakan harga saham di BEI, Indeks Pasar Saham adalah statistik yang biasa digunakan sebagai alat untuk mewakili karakteristik komponen saham yang diperdagangkan di pasar saham.

Jadi artinya IHSG adalah pergerakan saham gabungan dari semua perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

5. Blue Chip

Blue Chip adalah kumpulan saham superior dari perusahaan profesional dengan reputasi baik dan diakui oleh Negara. Saham Blue Chip sendiri di mata BEI adalah perusahaan yang sangat kuat dalam hal keuangan, manajemen, dan selalu membagikan dividen yang cukup memuaskan tepat waktu.

Contoh Perusahaan Blue Chip seperti Facebook, Google, Indofood, Apple, Samsung, Unilever, BCA, dan banyak lagi.

Baca selengkapnya: Mengenal Saham Blue Chip di Bursa Efek Indonesia

6. Banyak

Lot adalah jumlah minimum unit dalam penjualan saham atau pembelian saham, artinya 1 lot berisi 100 saham. Jadi jika Anda ingin mulai berinvestasi di saham, siapkan sejumlah uang yang cukup untuk membeli 100 saham.

Contoh jika saham perusahaan A dijual dengan pembelian saham minimal Rp. 4.000 per lembar, artinya Anda harus mengalikan 1 lot sehingga hasilnya adalah Rp. 400.000.

7. Penawaran

Penawaran adalah penawaran yang diminta oleh investor (investor) yang ingin menjual sahamnya. Sebagai contoh, jika seorang investor memulai suatu saham untuk diperdagangkan, diharapkan mendapatkan keuntungan.

8. Bullish

Bullish adalah istilah di Bursa Efek yang biasanya digunakan untuk merujuk pada pergerakan saham yang cenderung tinggi dalam waktu tertentu.

9. Beruang

Bearish adalah istilah di Bursa Efek yang biasanya digunakan ketika pergerakan saham menurun pada waktu tertentu.

10. Capital Gain

Capital Gain adalah harga ketika kami menjual saham dengan harga lebih besar dari harga yang kami beli.

Jadi misalnya jika Anda memiliki Perusahaan Stock Price A Rp. 4.000 / Lot maka Anda menjualnya dengan harga Rp. 4.500 / lot sehingga Anda mendapat untung Rp. 500 / banyak. Disebut Capital Gain adalah untung ketika menjual saham dengan harga lebih tinggi daripada saat membelinya.

11. Kerugian Modal

Kerugian Modal adalah kebalikan dari Capital Gain, ketika Anda membeli saham dengan harga lebih besar dari harga jual rendah.

Pos tersebut akrab dengan terminologi yang muncul di Bursa Efek yang muncul pertama kali di Bursa Efek Jakarta.

Daftar Poker Terpercaya