Investas untuk Pemula

Jenis Investasi yang Cocok Untuk Investor Pemula – Tentu saja, tidak semua orang memikirkan masa depan, bagi sebagian orang di Indonesia, ada banyak yang boros dalam mengelola uang karena mereka menikmati masa-masa indah mereka.

Namun agar uang tidak terbuang dengan gaya hidup yang salah, Anda bisa mencoba berinvestasi. Investasi adalah kegiatan individu atau perusahaan yang menginvestasikan sejumlah dana untuk mendapatkan keuntungan dalam bentuk uang.

Jika Anda bertanya mengapa Anda harus berinvestasi? Karena investasi selalu berkembang seperti pohon. Ambil contoh jika Anda berinvestasi di properti, Anda bisa menjualnya lebih mahal daripada sebelumnya karena harga rumah selalu naik setiap tahun.

Itu sebabnya investasi awal sangat dianjurkan untuk siswa yang baru saja lulus atau yang sudah bekerja.

Investasi itu sendiri memiliki tiga macam di antaranya adalah investasi jangka panjang untuk tabungan di usia tua, jangka menengah, dan jangka panjang.

Investasi jangka panjang bisa dalam bentuk properti, emas, dan reksadana. Sedangkan investasi jangka pendek seperti deposito, saham, dan valas.

Agar Anda ingin mengetahui jenis investasi yang cocok untuk Anda, mari lihat jenis investasi yang cocok untuk pemula.

Jenis Investasi Yang Cocok Untuk Pemula

Investasi Reksa Dana

Investasi reksa dana adalah jenis investasi yang cocok untuk pemula, mengapa investasi reksa dana? Karena nominal dalam berpartisipasi dalam investasi reksa dana ini bisa dibilang memiliki harga murah mulai dari 100 ribu rupiah.

Jenis-jenis investasi reksadana itu sendiri adalah Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Reksa Dana, dan Reksa Dana Saham.

Investasi saham juga termasuk dalam reksa dana, dan Anda dapat mempelajari manfaat dan risiko di sini.

Baca selengkapnya: Manfaat dan Risiko Investasi Reksa Dana.

Investasi properti

Investasi properti memang membutuhkan dana yang sangat besar. Namun, Anda harus tahu bahwa investasi jenis ini juga memiliki untung besar dalam jangka panjang, bahkan bisa mencapai 3x saat Anda menjual properti investasi Anda.

Selain Anda bisa mendapatkan penghasilan pasif dengan aset properti seperti menyewakannya, Anda juga dapat menjual investasi ini selama bertahun-tahun yang akan datang di masa depan dan itu bisa menjadi lebih mahal.

Saat membeli rumah, tentu Anda harus memilih lokasi yang tepat. Seperti lokasi rumah yang memiliki jalan yang cukup lebar, dan sebagainya.

Ambil contoh jika Anda membeli rumah di Jakarta Barat dengan harga sekitar 400 juta, Anda dapat menyewa bulanan Rp. 1.330.000 atau per tahun Rp. 16.000.000 di rumah. Di Jakarta sendiri juga memiliki banyak bisnis sewa, jual dan beli properti.

Investasi Emas

Investasi emas adalah investasi jangka panjang yang sangat mudah dilakukan oleh para pemula, tidak hanya itu, investasi ini juga memiliki risiko yang sangat kecil.

Banyak orang yang lebih suka investasi emas untuk modal masa depan seperti memulai bisnis, membeli properti, dan lainnya. Namun, dalam menyimpan emas Anda sendiri sangat berisiko jika Anda tidak memiliki penyimpanan yang aman seperti brankas.

Investasi valas

Investasi valas adalah investasi jangka pendek yang bergerak dalam mata uang asing, investasi ini sangat murah tetapi juga berisiko karena pertukaran uang selalu mengikuti inflasi.

Cara berinvestasi Forex cukup mudah, misalnya jika Anda membeli 1 dolar AS dengan harga 13 ribu rupiah. Anda bisa menunggu waktu yang tepat jika dolar menguat misalnya harga 1 dolar AS menyentuh 15 ribu rupiah, di sini Anda bisa menjual dolar kembali.

Jenis Investasi yang Cocok untuk Para Pemula Investor pertama kali muncul di Bursa Efek Jakarta.