JawaPos.com – Perdagangan pasar saham Indonesia hari ini, Selasa (31/3) masih berpotensi terkoreksi. Itu karena masih ada gelombang tekanan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) karena jumlah kasus penyebaran virus korona di negara ini terus meningkat.

"Saat ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampaknya bergerak lemah, sementara gelombang tekanan sepertinya tidak akan berakhir," kata Analis Indosurya William, JawaPos.com.

Menurut Williah, sekarang adalah saat yang tepat bagi investor untuk melakukan investasi jangka pendek. Diperkirakan IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 4.149 hingga 4.226.

"Koreksi yang adil masih dapat digunakan oleh investor untuk melakukan investasi jangka pendek berdasarkan kategori perdagangan harian yang cukup menarik diadakan sementara di bawah kondisi saat ini, "katanya.

Sementara itu, analis di PT Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, secara teknis MACD mulai membentuk pola. salib emas di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI ada di daerah tersebut netral.

"Namun demikian, ada pola yang terlihat bar bawah yang mengindikasikan potensi koreksi lebih lanjut pada pergerakan IHSG sehingga ada peluang untuk masuk ke area tersebut dukung, " dia menjelaskan.

Diperkirakan, batas bawah atau dukung pertama dan kedua miliki jarak dari 4.304 hingga 4.211. Sementara itu, batas atas atau perlawanan pertama dan kedua miliki jarak di 4.529 hingga 4.697.