Pialang mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Kantor Pusat Bank BNI di Jakarta, Kamis (10/4/2014). IHSG pada penutupan perdagangan Kamis ini turun 155,68 poin atau 3,16% ke level 4.765,73, koreksi paling tajam terjadi di sektor properti, konstruksi dan real estat, yang sebesar 6,47%. (Dwi Prasetya / JIBI / Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lebih dari 2 persen dan berakhir di bawah level 5.000 hari ini, Rabu (6/10/2020).

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG ditutup pada 4,920.68. IHSG turun 2,27 persen atau 114,37 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Dalam perdagangan Selasa (9/6/2020), IHSG masih mampu bertahan di atas level psikologis 5.000 dengan akhir jatuh 0,7 persen atau 35,51 poin ke level 5.035,05.

Indonesia Covid-19 Catatan Kasus Baru 1.241 Orang, Ledakan Pasca-Mudik?

Sementara itu, investor asing menekan pasar saham domestik dengan aksi jual. Nilai total jual bersih atau penjualan bersih Rp515,46 miliar. Nilai itu berkurang dari jual bersih Rp.638,41 miliar di akhir sesi pertama.

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) memimpin daftar jual asing bersih atas dengan nilai Rp304,8 miliar. Saham perusahaan telekomunikasi milik negara turun 0,96 persen.

Di tempat kedua mendorong IHSG turun, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berbagi. (BMRI) mengalami penjualan bersih Rp91,2 miliar. Saham BMRI terkoreksi 6,92 persen. Selanjutnya, penjualan bersih PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencapai Rp62,4 miliar, dan sahamnya anjlok 5,61 persen.

"Stepped" Portable Sinks Apakah Tertarik Jelang Normal Baru, Berapa Banyak Mereka?

Semua Sektor di IHSG Negatif

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG berfluktuasi di kisaran 4.892,82-5.036,86. Semua 10 sektor IHSG ditutup di wilayah negatif, dipimpin oleh pertanian (-3,51 persen).

Pelemahan sektor pertanian diikuti oleh properti (-3,32 persen), industri dasar (-2,92 persen) dan keuangan (-2,8 persen). Tercatat 112 saham menguat, 343 saham melemah, dan 126 saham berakhir stagnan.

Analis di Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan IHSG turun 2,27 persen karena kurangnya data ekonomi makro domestik yang memiliki dampak positif di pasar. Akibatnya, ada aksi aksi ambil untung oleh investor.

Bergabunglah dengan Corona Rapid Test, 7 Pegawai Pemerintah Kota Solo Reaktif

Sementara itu, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, mengatakan CSPI akan melalui fase konsolidasi alami setelah mengalami peningkatan dalam beberapa hari sebelumnya.

"Peluang untuk tekanan tampaknya masih cukup besar untuk beberapa waktu mendatang. Momentum koreksi yang wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk mengakumulasi pembelian dengan target jangka pendek," tulis William dalam riset hariannya yang diterima. Bisnis.com.

Layanan Pengemudi Mayor Walikota Rudy Jajal Ojol dengan Sekat di Solo

Pos IHSG Turun 2,27 Persen, Sebagian Besar Saham Telkom yang Dijual oleh Investor Asing muncul pertama kali di Solopos.com.