(Vibiznews – IDX) Menindaklanjuti surat Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A, Otoritas Jasa Keuangan tanggal 24 Maret 2020, mengenai Perubahan Pesanan Jam Perdagangan di Bursa Efek dan di Operator Pasar Alternatif, Waktu Operasi untuk Menerima Penerima Laporan Transaksi Efek, dan Menyesuaikan Waktu Penyelesaian dan sehubungan dengan jam kerja pendek Bank Indonesia Penyelesaian Bruto Real Time (BI-RTGS) serta untuk mendukung kebijakan Pemerintah Republik Indonesia terkait dengan implementasi Bekerja dari rumah (WFH) Untuk meminimalkan penyebaran pandemi COVID-19, Bursa Efek Indonesia (BEI) menentukan perubahan waktu perdagangan dan pelaporan Bursa adalah sebagai berikut:

  1. Perdagangan Efek Ekuitas (Saham, Hak, dan Waran), Efek dalam Bentuk Partisipasi Reksa Dana dalam Bentuk Kontrak Investasi Kolektif di Bursa (ETF), Efek dalam Bentuk Unit Partisipasi Reksa Dana Investasi Real Estat dalam Bentuk Kolektif Kontrak Investasi di Bursa (DIRE), dan Surat Berharga dalam Bentuk Kontrak Investasi Kolektif Unit Penyertaan untuk Dana Investasi Infrastruktur dalam Bentuk Kontrak Investasi Kolektif di Bursa (DINFRA) melalui Sistem Jakarta Automated Trading System (JATS) System

Ketentuan ini telah berlaku sejak hari itu Senin, 30 Maret 2020 hingga batas waktu ditentukan nanti.

(VBN / Herwantoro)