JawaPos.com – Pasar saham dunia dan negara itu sedang mengalami gejolak yang cukup besar karena pandemi virus korona. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertatih-tatih terhenti dalam perdagangan sejak kemarin, Kamis (12/3).

Direktur Pelaksana Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi menyampaikan kabar bahwa akan ada beberapa Dana Pensiun (Dapen) dan lembaga asuransi yang akan memasuki pasar saham minggu depan. Ini demi menyelamatkan Jakarta Composite Index (JCI) yang sudah runtuh sejak beberapa waktu lalu.

"Beberapa Dapen berkomitmen untuk membeli, saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli saham bagus. Senin depan akan ada di sini. Asuransi besar dan Dapen berkomitmen, mereka melihat sekarang adalah waktu yang tepat untuk membeli," katanya di Gedung BEI, Jakarta. , Jumat (13/3).

Inarno mengatakan, saat ini partainya secara rutin mengadakan pertemuan dengan sesama regulator, investor, dan asosiasi dalam menjaga pasar modal negara. "Tadi malam kami bertemu dengan asosiasi. Jadi, kami melakukannya secara rutin, sekarang kami sering bertemu ya," katanya.

Selain itu, pihaknya sebagai regulator juga membuat beberapa langkah. Misalnya, mengeluarkan kebijakan perdagangan sebagai bagian dari protokol untuk menangani situasi krisis seperti aturan penolakan otomatis dan menghentikan perdagangan.

"Kami tidak berbicara tentang protokol krisis, tetapi ada tantangan global." Berapa persen telah ada penurunan, hari apa, per minggu, berapa bulan, "pungkasnya.

Tonton video menarik berikut: